Hmm,ini blog pertama saya. Saya ucapkan selamat kepada saya sendiri, karena pada akhirnya saya harus menyerah juga untuk bersenyawa dalam diam. Saya bukan seorang pujangga yang pandai memainkan bahasa sehingga semua tulisan yang saya buat di sini bakalan disukai oleh yang kebetulan membaca,bukan. Kalaupun saya lahir belasan abad silam pun shakespierre akan tetap terkenal dengan romeo and julietnya. Saya hanya ingin menulis, itu saja.
Saya sadari bahwa penulis adalah orang-orang yang kesepian, orang-orang yang tidak bisa mempercayai kata lagi untuk diujarkan, orang-orang yang tidak bisa memilih frasa untuk mengungkapkan emosi yang dilontarkan oleh lidah, orang-orang yang tidak ingin diperhatikan orang lain namun di lain pihak berharap bisa dimengerti. Yah, setidaknya begitulah saya saat ini.
Di sini juga akhirnya saya pilih sebagai ruang untuk sekedar menjadi melankolis, menampilkan sisi lain dari saya yang tidak akan pernah kamu lihat dalam diri saya keseharian. Saya hanya berharap bahwa dengan menulis setidaknya saya bisa mencurahkan beban yang saya tanggung sedikit demi sedikit melalui rangkaian huruf-huruf ini karena rasanya terlalu banyak yang dipendam akhirnya akan menimbulkan dampak juga bagi diri sendiri. Di samping itu ada juga teman-teman yang bilang bahwa tulisan saya bagus, sehingga dicekoki buat blog atau buku.hmm, saya tidak mengerti apanya yang bagus.
Serendipity. Saya pilih kata ini karena rasanya begitu mengena dengan saya pribadi. Yah,kalau uda kena korban film seperti inilah jadinya. Hmm,bukannya gak mau berfikir rasionalis, banyak alasan dari itu semua sehingga saya sampai saat ini harus bertahan dengan satu kata ini. Setidaknya pada “dia” itu. Padanya, dunia ini serasa berbicara dan mengingatkan akannya selalu. Hmm, ceritanya mungkin akan saya ceritakan pada satu bagian lain nantinya di sini. Lebih dari itu semua saya juga berharap bisa membantu teman-teman terdekat saya yang sedang gundah gulana, yang nasibnya tak jauh lebih baik dari saya, yang mungkin sudah letih dipermainkan oleh takdir, karena saya merasa bahwa saya adalah seorang penghibur yang cukup bisa diandalkan meskipun tidak bisa menghibur diri sendiri.ahahaha.ya wajarlah, saya rasa tidak ada satu pun dokter bedah yang mampu membedah dirinya sendiri.
No comments:
Post a Comment