Wednesday, August 4, 2010

The day after

Seandainya mereka tahu bahwa hidup ini keras, maka mereka akan memilih untuk kalah dari pertarungan demi suatu kelahiran.
Andaikan mereka tahu hidup ini butuh perjuangan maka mereka akan bersiap dengan segala bekal persenjataan, atau undur diri dalam kekalahan yang terlalu awal.
Andaikan mereka tahu bahwa tak mudah untuk meraih bahagia, mereka akan berusaha menghargai tawa dan canda.
Andai mereka tahu bahwa kekalahan itu menyakitkan maka mereka akan berusaha untuk selalu menang atau sekalian saja untuk tidak memulai pertandingan.
Andai saja mereka tahu bahwa selalu ada perpisahan, maka kan mereka habiskan setiap waktu demi kenangan indah atau sekalian saja tak pernah bertemu.
Andai saja mereka tahu sepi itu menyakitkan, maka berteriak kan jadi pilihan utama dalam setiap perjamuan pertemuan.
Andai saja mereka tahu semuanya kan berahir, maka kan dipercepat sebuah awal atau diperlambat jalannya waktu demi sebuah pengendalian masa akan tekad berkepanjangan yang takkan lapuk pun tak terurai, atau sekalian saja jangan pernah bermula.
Andaikan mereka tahu semuanya kan berujung pada air mata maka kan mereka soraki gelak tawa dan mereka rantai derita luka setingginya sejauhnya sedalamnya hingga hilang hingga lenyap hingga buyar hingga raib.
Tapi mereka tak tahu, pun tak pernah ingin tahu.
Biar berjalan apa adanya.
Semoga ini cepat berakhir.


P.S. Tunggu saya di sana,ya.

No comments:

Post a Comment